Saat usia bayi seringkali mengalami masalah kesehatan, hal ini bisa berhubungan karena sistem imun pada bayi yang masih berkembang dan sehingga belum tumbuh secara maksimal. Karena ini pula masalah kesehatan menjadi hal yang sering dialami bayi seperti masalah alergi. Penyebab alergi pada bayi sendiri dapat terjadi karena berbagai hal sehingga menjadi penting bagi orang tua mengetahuinya sebagai antisipasi untuk kedepannya.

Alergi sendiri merupakan reaksi pada sistem kekebalan tubuh akan adanya zat asing, prosesnya bisa bersentuhan, tertelan, atau terhirup. Alergi pada bayi menjadi hal yang sering dikeluhkan karena berbagai penyebabnya yang juga beragam. Secara garis besarnya penyebab alergi diantaranya seperti berikut.

penyebab alergi pada bayi
Penyebab alergi pada bayi
  1. Dari faktor genetik. Faktor genetik menjadi hal yang paling banyak menjadi penyebab alergi pada bayi. Bahkan dari faktor ini bisa sampai 70% resikonya, walaupun begitu untuk yang keluarganya tidak ada riwayat alergi tetap saja harus waspada karena dari resiko alergi bukan dari genetik bisa sampai 1-11%. 
  2. Makanan yang dikonsumsi. Berbagai jenis makanan tertentu pada bayi juga bisa menjadi penyebab alergi. Jenis makanan seperti susu, telur, kerang, ikan, dan kacang kedelai dapat menjadi penyebab bayi anda mengalami alergi.
  3. Lingkungan. Faktor lingkungan juga bisa menjadi penyebab bayi mengalami alergi, khususnya saat mulai aktif di usia 18 bulan. Alergen dari lingkungan saat usia ini bisa berupa bulu hewan, tungau, jamur, serbuk sari, dan yang lainnya. Bahan-bahan kimia tertentu dari detergen dan juga gigitan serangga juga bisa menjadi penyebab lain terjadinya alergi.

Saat bayi mengalami alergi dapat dilihat langsung dari berbagai gejala yang ditimbulkan. Anda dapat memperhatikan gejala alergi pada bayi untuk melakukan pengobatan secara tepat. Berbagai gejalanya sendiri diantaranya seperti berikut.

  1. Anak mengalami gatal-gatal dan terdapat seperti ruam atau bintik-bintik 
  2. Kulit memerah
  3. Muntah-muntah
  4. Bersin-bersin dan batuk
  5. Diare
  6. Adanya bengkak pada wajah, bibir maupun lidah
  7. Susah bernafas

Setelah mengetahui apa saja yang menjadi penyebab alergi pada bayi dan juga gejala yang ditimbulkan, selanjutnya bagi orang tua yaitu dengan menjauhi berbagai penyebab dari alergi itu sendiri pada anak. Jika anak anda mengalami alergi dengan makanan maka hindari makanan tertentu yang bisa menyebabkan terjadinya alergi seperti jenis kacang-kacangan. Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter untuk lebih jelas berkonsultasi.

Selanjutnya untuk bayi yang alergi dengan adanya debu atau tungau maka bisa dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan bayi, terutama tempat tidur dan ruangan bermain anak. Begitu juga dengan asap semisal asap rokok usahakan untuk tidak ada yang merokok dekat bayi sehingga bisa terhindar dari potensi alergi yang bisa terjadi.

Cara lain dalam mengatasi alergi yaitu jangan dibiasakan anak sering bersentuhan dengan alergi. Karena untuk alergi yang pertama dan tidak menimbulkan reaksi pada anak bisa saja kedepannya memunculkan reaksi alergi. Ini karena alergi pada bayi atau anak membutuhkan waktu sampai bisa memunculkan reaksinya.

Jadi jangan heran jika pada awalnya bayi tidak mengalami reaksi alergi saat terkena alergen namun untuk beberapa kali bersentuhan di lain waktu menimbulkan justru menimbulkan reaksi. Lalu jika alerginya sudah terjadi maka yang dapat dilakukan oleh orang tua yaitu dengan menggunakan obat-obatan yang alami atau bisa juga dengan menggunakan obat tertentu yang sebelumnya telah berkonsultasi ke dokter. 

Categories: Kesehatan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *