Setelah bayi sudah memasuki usia 6 bulan, maka bayi sudah diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan pendamping ASI salah satunya dengan memberinya bubur tim bayi. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang sudah berusia 6 bulan, maka bunda harus menyiapkan makanan pendamping ASI. Salah satu Makanan Pendamping MPASI yang biasa diberikan adalah bubur tim.

Daripada Bunda membeli bubur instan, ada baiknya untuk mengolah dan memilih bahan sendiri untuk membuat bubur tim untuk si kecil. Ada banyak campuran yang dicampurkan kedalam bubur tim seperti nasi, sayur, maupun daging yang kandungannya baik bagi tubuh dan tumbuh kembang anak. Bunda, tidak perlu khawatir dan ribet, resep membuat bubur tim ini juga mudah dibuat sehingga sangat praktis. Berikut ada beberapa resep untuk membuat bubur tim untuk si kecil :

Bubur tim bayi

Membuat bubur tim bayi dari bahan beras merah. Langkah pertama untuk membuat bubur tim beras merah adalah menyiapkan bahan bahan untuk membuatnya.

Bahan bahannya adalah :

·         sediakan beras merah secukupnya, dan dicuci hingga bersih,

·         Lalu iris bawang putih dan bawang daun

·         Sediakan air kurang lebih 400 ml.

Cara membuat bubur tim bayi sangat mudah, berikut cara cara membuatnya :

·        Masak beras merah dan air hingga beras lunak.

·        Tambahkan daun bawang, dan bawang putih.

·        Masak hingga semua bahan matang dan air terserap.

·        Masukkan beras merah ke dalam panci tim.

·        Masak selama 30 menit atau hingga tekstur beras benar-benar lunak.

Mudah bukan membuat makanan pendamping ASI dengan membuat bubur tim untuk bayi. Dan itulah beberapa cara membuat bubur tim bayi dengan bahan dari beras merah yang sangat tinggi dengan Vitamin yang terkandung di dalamnya. Beras merah itu sendiri memiliki vitamin yang tinggi untuk si kecil. Vitamin yang terkandung di dalam beras merah adalah protein, Vit E, Vit B6, dan Magnesium. Bunda, kini bubur tim untuk bayi dengan varian rasa beras merah yang lembut dan cocok di mulut bayi hanya ada di Cerelac.

Categories: Kesehatan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *