Sunday, 23 September 2018

Permainan Olahraga Tradisional yang Lebih Bermanfaat

  • Category: Umum
  • Last Updated on Thursday, 18 January 2018 06:46
  • Published on Thursday, 18 January 2018 06:46
  • Written by dhinigilang
  • Hits: 312
  • 18 Jan

permainan olahraga tradisional

Di era digital ini, banyak perubahan dari gaya hidup masyarakat yang lebih sering bergantung pada teknologi. Bahkan, sekarang banyak sekali orangtua yang memberikan kebebasan dan fasilitas untuk anak dalam menikmati kemajuan dari teknologi ini.

Seperti halnya bermain play station ataupun bermain gadget yang menawarkan permainnan menarik. Itu memang hal yang wajar, namun bisa jadi anak-anak zaman sekarang tidak tahu atau mulai melupakan permainan olahraga tradisional yang sebenarnya juga tidak kalah seru itu.

Tidak hanya anak-anak yang hidup di perkotaan saja, bahkan untuk anak-anak yang tinggal di pedesaan pun kini semakin jarang terlihat yang memainkan permainan olahraga tradisional. Mereka seolah menganggap dunia permainan digital lebih menyenangkan. Padahal permainan olahraga tradisional tidak kalah seru. Selain itu, permainan olahraga tradisional juga lebih banyak memberikan manfaat yang dapat mengasah kecerdasan anak dalam proses tumbuh kembangnya.

permainan olahraga tradisional

Tidak hanya itu saja, permainan olahraga tradisional ini juga mengajak anak untuk melatih gerak otot-otoynya dan mengasah kemampuan motorik anak. Sebab, permainan tradisional ini mengajak anak untuk terus bergerak aktif menggunakan seluruh anggota tubuhnya. Selain itu, anak juga diajak menghargai dari sebuah proses tanpa harus selalu berorientasi dengan hasil. Seperti mempersiapkan alat permainan, atau menikmati proses bermain olahraga tradisional yang membutuhkan sebuah kosentrasi.

Permainan olahraga tradisional juga mengajak anak untuk mengasah kecerdasan. Karena selain membutuhkan kosentrasi, juga memerlukan strategi. Di sinilah kecerdasan anak akan diasah kemampuannya. Permainan tradisional ini juga bermanfaat untuk menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan otak kiri dengan mengembangkan krativitas anak.

Dengan segala manfaat dari permainan olahraga tradisional, apakah Ayah dan Bunda masih mau terus membebaskan anak-anak bermain dengan permainan digital di alat elektronik yang canggih itu? Bahkan seorang psikolog anak, Vera Itabiliana berpendapat bahwa jika anak terlalu sering menggunakan alat elektronik, akan menghambat perkembangan kemampuan motorik, kognitif, dan juga sosial emosional anak.

Untuk itu, sebaiknya Ayah dan Bunda mulai memperkenalkan dan mengajak anak-anak untuk bermain permainan olahraga tradisional bersama. Banyak permainan yang bisa dimainkan. Contohnya ada bermain Benteng, Gobak Sodor, Enggrang dan masih banyak lagi yang lainnya.