Dalam konstruksi suatu bangunan, semen merupakan salah satu bahan bangunan yang sangat diperlukan. Saat ini ada banyak sekali merk semen sehingga harganya pun berbeda-beda. Beberapa tahun lalu muncul sejumlah lini produk baru yang menyulitkan pengguna dalam memilih semen terbaik. Saat membangun rumah, pasti semua pemilik rumah pusing kepala karena tidak tahu harus memilih jenis semen yang terbaik, terlalu banyak merek dan produk yang berbeda.

Saat ini terdapat banyak sekali produsen semen dengan berbagai kerangka harga yang berbeda. Baru-baru ini, beberapa merek semen telah meluncurkan berbagai lini produk selain produk tradisional seperti semen plesteran, semen multi guna, dan sebagainya. Untuk menentukan produk semen mana yang bisa diandalkan dan cocok untuk rumah, berikut beberapa pengalaman yang bisa Anda rujuk untuk membuat pilihan yang tepat.

Semen Terbaik
Semen Terbaik

Memilih Untuk Membeli Semen Merek

Untuk memilih semen terbaik untuk rumah Anda, ada banyak faktornya. Tetapi pertama-tama pilih merek semen yang memiliki reputasi baik yang telah ada di pasar selama bertahun-tahun, yaitu semen Tiga Roda. Ini merupakan semen multinasional yang mempunyai pengalaman yang luas, lini produksi modern, kapasitas besar, sistem distribusi yang luas dan kualitas yang terpercaya.

Alasan Harus Memilih Semen Yang Terbaik

Biaya untuk semen menyumbang sekitar 7-9% dari seluruh biaya pembangunan rumah. Mungkin Anda bisa melakukan penghematan biaya ketika memilih antara semen ternama dan semen kualitas rendah. Dengan memilih kualitas rendah, tetapi kualitas rumahnya tidak terjamin. Datang tidak dijamin selama digunakan.

Padahal rumah adalah merupakan tempat untuk menemukan kebahagiaan bersama keluarga. Maka konsumen harus belajar dengan cermat untuk memilih merk semen terbaik yang memiliki reputasi dan kualitas untuk rumah impian mereka.

Menentukan Semen Mana Yang Terbaik 

Untuk menentukan semen mana yang terbaik saat ini tergantung kebutuhan Anda. Karena sifat dan struktur setiap jenis semen di setiap lokasi juga berbeda, maka kita harus memilih semen yang sesuai.

Untuk tahapan seperti pelapisan, pengubinan, ubin vertikal atau horizontal, membutuhkan semen yang halus dan fleksibel. Sedangkan untuk campuran beton antara tiang pancang, lantai atau rekondisi kasar, diperlukan semen dengan kekuatan rekat yang tinggi. 

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *