Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keragaman suku dan budaya yang tersebar dari sabang sampai merauke. Hal tersebut membuat setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing yang menjadikan Indonesia semakin mempesona. Mulai dari tradisi, kebiasaan, pakaian adat, bahasa, tari-tarian, pakaian adat, perhiasan tradisional yang berbeda-beda namun tetap satu jua sehingga Indonesia dipandang negara yang unik dan estetik.

Dalam tradisi upacara pernikahan, setiap daerah di Indonesia juga memiliki khas masing-masing. Mulai dari adat pernikahan itu sendiri sampai dengan pakaian dan perhiasan yang dipakai dalam pernikahan tersebut. Tidak memungkiri memang bahwa pernikahan merupakan peristiwa yang sangat sakral dan banyak orang yang mengatur pernikahan tersebut agar menjadi kenangan yang tak terlupakan.

perhiasan tradisional

Bahkan banyak yang menggunakan tradisi maupun baju adat dan perhiasan tradisional dari daerah lain karena dipandang unik dan menarik. Sepanjang tahun 2019, perhiasan siger menjadi primadona dalam pernikahan di Indonesia. Perhiasan khas Jawa Barat ini digunakan oleh mempelai perempuan bahkan yang bukan asli orang Jawa Barat. Apalagi ketika banyak artis yang juga memakai perhiasan ini sebagai perhiasan dalam pernikahannya.

Banyak masyarakat yang juga mengikutinya. Padahal masih banyak perhiasan yang unik dan menarik yng tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Berikut ragam perhiasan tradisional di Indonesia : 

1. Aceh

Aceh merupakan daerah di Indonesia yang dikenal sebagai serambi mekah. Di Aceh sendiri banyak perhiasan tradisional yang unik dan menarik yang dapat digunakan dalam upacara adat pernikahan. Diantaranya, Anting subang Aceh. Anting ini memiliki bentuk seperti bunga matahari. Patam Dhoe, merupakan mahkota yang bertuliskan kaligrafi Muhammad dan ada juga yang bertulisan Allah. Ayeum Gumbak merupakan kalung yang terbuat dari emas maupun perak. Kalung ini digunakan dalam upacara pernikahan maupun menerima tamu penting. 

2. Sumatera Barat

Pernak pernik pernikahan di Sumatera Barat dikenal sangat mewah dan megah terutama pada mahkota yang digunakan. Bentuk mahkota yang tinggi dan menjulang menambah kemewahan bagi yang menggunakannya. Mahkota tersebut bernama suntiang anak daro. Untuk perhiasan lain misalnya Kalung (dukuah) di Sumatera Barat yaitu kaban, cekik leher, dan lain-lain.  Galang atau gelang terbagi ragamnya yaitu galang basa, galang rago-rago.Perhiasan tersebut sangat diminati para calon pengantin untuk digunakan dalam acara pernikahan mereka.

3. Yogyakarta

Masyarakat Jawa kental akan tradisi kejawennya demikian juga bagi pengantin Yogyakarta. Banyak makna yang terkandung pada perhiasan yang digunakan pada upacara pernikahan pengantin Yogyakarta. Perhiasan 5 tangkai bunga yang dipasang diatas sanggul mengandung matahari yang memberikan sinar bagi kehidupan. Kalung sungsun terdiri dari tiga bagian yang menggambarkan kehidupan yang dilewati mulai dari dilahirkan menikah kematian. Gelang binggel kana berbentuk lingkaran ujung yang menggambarkan arti kesetiaan yang abadi.

4. Sulawesi 

Masyarakat Sulawesi memiliki banyak jenis perhiasan yang beraneka ragam bentuknya dan maknanya. Diantaranya token merupakan kalung yang menggambarkan kedudukan seseorang dan digunakan bagi orang yang memiliki keturunan bangsawan. Sogok nicapi merupakan mahkota yang berwarna emas menggambar derajat sosial. Rappo Rappo merupakan kancing baju yang terbuat dari emas maupun perak. Kancing ini menggambarkan derajat sosial juga. Semakin banyak kancing yang dipakai semakin tinggi derajat seseorang.

Masih banyak lagi perhiasan khas daerah lain yang memiliki keunikan masing-masing. Banyak pilihan bagi kamu pecinta perhiasan lokal. Mari cintai dan kembangkan perhiasan tradisional Indonesia. 

Categories: Bisnis

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *